By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 19 December 2017
 
 Berbagai sekolah tinggi kedinasan hadir di Indonesia ini untuk menghasilkan para lulusan yang unggul dan kompeten di bidangnya. Salah satu sekolah kedinasan yang cukup populer di masyarakat adalah Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) adalah Lembaga Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) yang didirikan pada 1 September 1964 oleh Departemen Sosial. Sekolah Tinggi ini menyelenggarakan Program Pendidikan Diploma 4 Pekerjaan Sosial. Untuk alamatnya, sekolah ini berada di Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kemudian, sekolah tinggi milik departemen sosial ini memiliki moto “To Help People, To Help Themselves” yang selalu menjadi acuan dalam melaksanakan pendidikan di STKS ini. 


Selama menjadi mahasiswa STKS, anda akan menempuh Jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) sebanyak 145 SKS yang tersebar dalam 8 semester dan dapat diselesaikan dalam waktu 3,5 tahun hingga 4 tahun tergantung kemampuan dan kompetensi anda. Karena sekolah ini berhubungan dengan sosial, maka materi atau mata kuliah yang dipelajari pun juga tidak jauh dari hal-hal tersebut seperti contohnya adalah HBSE (Human Behavior on Social Environment), Teori Pekerjaan Sosial, Nilai dan Etika dalam Pekerjaan Sosial, Psikologi Sosial, Terapi Psikososial, Penelitian dalam Pekerjaan Sosial, Kajian Masalah Anak, Keluarga, dan Lansia, Kajian Pelayanan Sosial terhadap Korban Bencana dan Pengungsi, dan sebagainya. 


Selain jurusan Diploma IV Pekerjaan Sosial yang sudah lama ada, berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor: 15/D/T/05 tanggal 10 Januari 2005, mulai tahun akademik 2006 Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menyelenggarakan Program Studi Profesi Pekerjaan Sosial (Spesialis-1/Sp-1). Program Pendidikan Spesialis-1 (Sp-1) Pekerjaan Sosial ini meliputi 2 (dua) konsentrasi yaitu Konsentrasi Pekerjaan Sosial Klinis dan Konsentrasi Pekerjaan Sosial Komunitas. 


Selanjutnya, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial ini juga memiliki tenaga pengajar yang kompeten yang sebagian besar terdiri atas dosen tetap yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang Kesejahteraan Sosial atau Pekerjaan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial lainnya dengan kualifikasi pendidikan S2 dan S3 serta dosen tidak tetap yang berasal dari Perguruan Tinggi di Kota Bandung. Selama menempuh pendidikan di STKS ini, kemungkinan besar kampus jarang sepi karena banyak sekali kegiatan-kegiatan kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKS, Club Bahasa Asing (Jepang, Inggris, Jerman, Sunda), Pramuka STKS Bandung, Tarung Drajat, Satuan Bhakti Sosial Mahasiswa (SBSM) STKS Bandung, Sanggar Seni Sunda (Garnida), Taekwondo dan sebagainya. 


Seperti yang anda tahu, untuk dapat menjadi salah satu mahasiswa di STKS ini tidaklah mudah, karena anda harus memenuhi persyaratan pendaftaran serta juga melalui serangkaian tes seleksi sebelum akhirnya dapat benar-benar diterima. Untuk persyaratan masuk STKS ini adalah sebagai berikut.

  1. Merupakan calon mahasiswa yang berasal dari Instansi Pemerintahan Indonesia (Kemensos, Dinas Sosial, Instansi pemerintahan lainnya)
  2. Merupakan calon mahasiswa yang dikirim dari Pemerintahan daerah dengan status Ikatan Dinas Daerah
  3. Merupakan calon mahasiswa dari kalangan umum (Aktivis LSM, SMA/SMK Pekerjaan  ada Sosial, SMA/K secara umum, dan Diploma III semua jurusan)


Setelah memenuhi persyaratan dan kualifikasi tersebut, maka anda akan melaksanakan tahap seleksi. Perlu anda tahu, seleksi ini memiliki serangkaian tes dan materi yang diujikan cukup kompleks yaitu adalah 


  1. Kemampuan Umum: Pancasila, UUD 1945, Pengetahuan Umum bidang Kesejahteraan Sosial, dan Logika)
  2. Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
  3. Ujian Wawancara yang langsung dilaksanakan di Kampus STKS setelah dinyatakan lolos seleksi ujian tulis.
  4. Untuk Calon Mahasiswa Ikatan Dinas Daerah, biasanya akan ditambahkan beberapa tes tambahan seperti tes kesehatan, tes fisik, dan lain-lain. Hal ini wajar karena daerah memang akan memilih calon-calon potensial untuk menjadi tenaga profesional di daerahnya nanti.


Untuk tempat pendaftarannya, ada beberapa lokasi yang memang sudah ditunjuk oleh departemen sosial untuk dapat mengakomodir pelayanan tersebut. Beberapa lokasi tersebut diantaranya adalah :


  1. Biro Organisasi dan Kepegawaian , Departemen Sosial RI Jl. Salemba Raya No.28 Jakarta Pusat Telp: (021)3144321
  2. Kampus STKS Bandung Jl.Ir. H. Juanda No.367 Telp: (022)2504838 Bandung Jawa Barat
  3. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta Jl. Purwomartani Kalasan-Sleman Yogyakarta Telp:(0274)496925
  4. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBP2KS) Makasar Jl. Perintis Kemerdekaan Km.9 Makasar. Call: (0411)584057
  5. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang. Jl. Alai Kel. Katalokoto, Kec. Pauh-Padang Sumatera Barat Telp(0751) 74447 Fax(0751) 74557
  6. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarmasin. Jl.Batu Besar No 9 Banjarmasin Telp(0511) 53209 Fax(0511) 53015
  7. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Jayapura. Jl. Gerilyawan No 135 Abepura Jayapura Telp(0967) 588172 Fax(0967) 581144
  8. Panti Sosial Bina Grahita Nepotowe Palu. Jl. Towua No 134 Kalukubula Palu Telp(0451) 481566
  9. Tempat-tempat lain yang akan ditunjuk oleh Panitia setelah ada informasi pendaftaran


Related Article