By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 13 November 2017
 
Seragam dan Perlengkapan Polsuspas

 

Sebagai aparat negara yang bertugas untuk keamanan dan ketertiban di lapas atau lembaga permasyarakatan, Polisi Khusus Pemasyarakatan atau polsuspas memang menggunakan seragam beserta kelengkapannya saat bertugas. Sebagaim tambahan informasi, seorang Polsuspas adalah pegawai negeri yang bekerja di Kementrian Hukum dan HAM khususnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 

Tanda Pangkat Polsuspas yang merupakan salah satu atribut pada seragam Polisi Khusus Lapas di Kementerian Hukum dan HAM

 

Ada banyak jenis seragam dan kelengkapan yang di pakai mulai dari seragam, sepatu, topi, baret, kopelrim, sabuk, dan lain sebagainya. Begitupun juga dengan asesoris dan atributnya seperti tanda pangkat, pin dan lencana, emblem baret, brevet dan lain sebagainya.  Kesemuanya sudah di atur ke dalam peraturan penggunaan seragam di lingkungan Kemenkumham.  

 

Baju Seragam  

Seragam dari polsuspas ini ada beberapa macam yaitu baju PDL atau Pakaian Dinas Lapangan yang di pakai oleh pegawa yang bertugas di bidang pengamanan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Ada model lain yaitu baju PDH atau Pakaian Dinas Harian yang di gunakan dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan juga PDU atau yang di sebut dengan Pakaian Dinas Upacara yang di gunakan dalam upacara pelantikan dan upacara lainnya. 

 

Jenis lain yang secara khusus juga di atur adalah penggunaan Pakaian Dinas Khusus yang di singkat dengan PDK yang di gunakan oleh Pegawai Lembaga Permasyarakatan Anak, pembimbing kemasyarakatan di balai pemasyarakatan, Pegawai layanan kunjungan dan layanan informasi di lembaga permasyarakatan dan rumah tahanan negara. Selain itu, perlu di ketahui juga bawwa seragam PDK juga di pakai di lingkup Kemenkumham yang lain seperti di tempat pemeriksaan imigrasi, pejabat penyidik pegawai negeri sipil Hak Kekayaan Intelektual, protokoler, dan pengamanan khusus kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sedangkan untuk atributnya di gunakan karena merupakan tanda kelengkapan yang di gunakan pada Pakaian Dinas yang menunjukkan identitas pemakainya.

 

Pakaian Dinas Upacara

 

Dalam peraturan yang mengatur tentang seragam di Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor M.HH-02.KP.07.02 Tahun 2011 di sebutkan bahwa penggunaan PDU ada dua macam yaitu PDU 1 dan PDU II. PDU 1 di pakai oleh pejabat eselon I dan pejabat eselon II pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serata seluruh pejabat pemasyarakatan dan pejabat imigrasi. Sedangkan untuk PDU II di pakai untuk seluruh pegawai pemasyarakatan dan pegawai imigrasi.

 

PDU 1 di pakai untuk pria terdiri atas:

  1. Jas lengan panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut: 1. Kerah rebah; 2. lidah pundak (skoder); 3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup; 4. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup; 5. 4 (empat) buah kancing baju; dan 6. belahan di tengah bawah belakang.
  2. Kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut: 1. 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri; dan 2. 6 (enam) buah kancing baju.
  3. celana panjang sewarna dengan jas dengan desain sebagai berikut; 1. tanpa lipatan bawah; 2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka samping kiri dan kanan; dan 3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang.
 
Sedangkan untuk atribut PDU 1 untuk pria terdiri atas:
  1. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian atau logo unit kerja;
  2. dasi sewarna celana dengan logo kementerian atau logo unit kerja;
  3. tanda pangkat;
  4. lencana unit kerja di atas saku kiri;
  5. tanda jabatan untuk pejabat struktural eselon 1 dan II, pejabat struktural pemasyarakatan atau pejabat struktural imigrasi;
  6. tanda kehormatan disematkan di dada sebelah kanan dan/atau tanda jasa/kualifikasi pendidikan yang di perolah dari instansi/badan yang berwenang di sematkan di dada sebelah kiri.
  7. papan nama/nama dada;
  8. kaus kaki berwarna hitam;
  9. dan sepatu kulit bertali warna hitam setinggi mata kaki
 
Kopelrim
Sabuk kopel yang di pakai oleh petugas polsuspas sebenarnya mirip dengan yang di pakai di kemiliteran seperti TNI dan juga kedinasan seperti Polisi atau Satpol PP. Namun, yang membedakan di antara masing-masing jenis kopelrim tersebut adalah dari logo yang terdapat di bagian timangan atau kepala kopelrimnya. Kopelriem dari Polsuspas terdapat logo lapas di bagian depannya sehingga ciri ini sangat mudah di kenali bila di bandingkan dengan kopelrim yang lain. Penggunaan seragam beserta atribut dan asesorisnya tersebut memang bukan tanpa alasan. Ada banyak tujuan dari penggunaan seragam di antaranya adalah untuk memelihara solidaritas dan kesatuan pegawai, meningkatkan citra, wibawa, disiplin, dan tanggung jawab pegawai serga membangun identitas pegawai.

Topi Baret
Sebagai penutup kepala, anggota polsuspas menggunakan baret yang berwarna biru muda. Warna baret ini sebenarnya sama dengan baret yang di pakai di TNI seperti di Pasukan UN/PBB, Paspampress ataupun di Pomal, Pomad, Pomau dan juga di polisi militer. Penggunaan topi baret di polsuspas di pakai miring ke kiri. Hal ini juga sesuai dengan tugas dan fungsi dari anggota polsuspas yaitu fungsi penegakan hukum. Emblem yang di pakai untuk baret ini juga sangat khas dengan bentuk segi empat dengan garis yang melengkung ke luar dan logo lapas di bagian dalamnya. Emblem ini di buat dari bahan logam. Biasanya di beri lapisan aklirik di bagian dasarnya sehingga akan terlihat lebih elegan dan menawan seperti di produk emblem polsuspas ini.
 
Pin
Ada beberapa jenis dari pin yang di pakai untuk anggota polsuspas. Di antaranya ada pin yang biasa di sebut dengan pin tembak dan ada juga pin polsuspas kecil. Pin tembak dan polsuspas kecil memang mempunyai ukuran yang kecil. Salah satu produk pin tembak yang bisa di lihat adalah Pin Tembak Polsuspas PDH Polisi Khusus Pas Aklirik PITB4001AKGG. Pin ini di buat dari bahan logam cor sehingga kuat dan kokoh. Di bagian bawahnya terdapat lapisan tambahan aklirik yang akan membuat pin ini terlihat elegan dan mewah. Untuk menggunakannya juga mudah karena di bagian belakang pin ini terdapat jarum dengan pengunci manset kupu yang akan membuat pin ini mudah di pakai. Selain itu, dengan manset kupu membuat pin ini tidak gampang jatuh saat di kenakan penggunanya.

Pin yang lainnya yang bisa di dapatkan secara langsung di Refreshop adalah Pin Polsuspas Polisi Khusus PAS Kecil Aklirik PIKC4001AKGG. Pin ini juga menggunakan aklirik sebagai dasarnya sehingga tampak artistik dan mewah. Pengunci di bagian belakang yang di pakai juga jarum dengan manset kupu yang kuat mencengkram sehingga pin ini tidak mudah jatuh saat di kenakan di baju penggunanya.
 
 
Penggunaan seragam beserta atribut dan asesorisnya tersebut memang bukan tanpa alasan. Ada banyak tujuan dari penggunaan seragam di antaranya adalah untuk memelihara solidaritas dan kesatuan pegawai, meningkatkan citra, wibawa, disiplin, dan tanggung jawab pegawai serga membangun identitas pegawai.
 
Informasi dan pemesanan
Bagi Anda yang membutuhkan berbagai perlengkapan dan atribut Polsuspas, kami menerima pesanan berbagai jenis dan kualitas. Pengerjaan sesuai spesifikasi bisa di kerjakan sesuai dengan pesanan. Harga yang jauh lebih murah bisa di berika bila pemesanan dalam jumlah banyak. Hubungi 081 334 82 9393 atau di 0811 233 989 untuk informasi lebih lanjut. (sp)
 


Related Article